Senin, 20 Januari 2014

3KA on Vacation

Ini sih cerita lama, tapi apa salahnya buat diceritain lagi? haha :p
gini nihh.....

      Hari Minggu, 6 Januari 2011 adalah hari minggu terakhirku bersama 3KA. Tau gak 3KA itu apa?
3KA itu Kanak-kanak Kodya Asri yg artinya dalam Bahasa Indonesia adalah Anak-anak Kodya Asri.
Aku itu dulu anak kampung yang gatau menahu tentang apa itu alat-alat elektronik seperti yang sekarang ini. Mataram,Lombok,NTB, tempatku tumbuh berkembang dan menjadi tahu dunia #kelasss. Pada hari minggu ini, 29 anak 3KA sebayaku entah itu laki/perempuan semua ikut mengantarkan hari minggu terakhirku dengan ikut pergi keliling Mataram. Acara itu sebenarnya hanya belum ada persiapan apapun, tetapi karena ada 1 temanku bernama Egil yang akan pergi ke pantai sekeluarga, ia langsung mengajak teman yang kukenal untuk pergi bersama dengan TOA Masjid "Assalamualaikum wr.wb., bagi yang ingin ikut acara kecil-kecilan untuk melepas pindahnya Adem Karunia, anak-anak 3KA yang sekiranya bisa dan yang punya mobil bisa ikut keliling Mataram dan langsung datang ke sumber suara. Terima kasih Wassalamualaikum wr.wb." Dan 29 anakpun langsung datang ke sumber suara dan seketika itu saja tetangga yang punya mobil keluarga langsung datang dan mengantarkan semua untuk keliling Mataram.

      Tanpa berbekal apapun selain uang 20k, kita langsung berangkat entah menuju kemana dan itu hanya berangkat. Saat di perjalanan, aku tidak tahu apapun karena aku hanya tidur haha. 2 jam kemudian kita sampai di Pantai Senggigi #4. Di pantai ini terdapat banyak sekali koral yang bagus untuk hiasan rumah dan juga sangat banyak bulu babinya, jadi perenang diharapkan menggunakan sandal yang selalu lengket di kaki. Saat memasuki halaman pantai, Jagung Bakar dan Pelecing (makanan khas lombok) sudah menyambut kami tak lepas dengan hujan deras yang menghujam jantung lautan lepas Selat Lombok. Turun dari kendaraan, orang tua Egil langsung memborong jagung bakar dan nasi balap itu, anak-anak langsung menuju ke laut, walaupun ombak sangat besar bagi mereka itu hanyalah ombak sungai yang tidak ada apa-apanya, wow ya? haha.

Adanih 1 temenku yang namanya Nepal, anak ini sangat noak (nantang banget). Ia berenang gak pakai apa-apa, hanya boxer dan itupun sangat tipis-_- Awalnya sih ia tidak apa-apa dengan semua itu, tapi setelah panas matahari keluar, ia mencoba melihat ke dasar laut dan ia kaget setengah mati kalo dibawahnya sangat banyak bulu babi, karena kaget ia tidak mencoba berenang untuk menjauh tetapi ia malah tenggelam "Setannnn!!! cepet tolong saya kek, diliatin doang woi cepet sini !!!" teriaknya sambil menangis. 5 teman yang lain dengan spontan datang membantunya dan membawanya ke pinggir pantai. Setelah dilihat ternyata bulu babi tersebut sudah masuk terlalu dalam dan hanya ada 1 cara untuk mengeluarkannya. Kencing di tempat bulu babi menancap, konon orang-orang di pesisir pantai menggunakan cara tersebut untuk mengeluarkannya. Nepal pun sangat malu saat kakinya di kencingi oleh 8 temannya huahahaha..... #termasuk aku :p Tapi walaupun ia malu, bulu babi tersebut keluar dengan sendirinya beberapa menit kemudian. How lucky is him -.-

     Sekian cerita dari saya hehe mohon maaf ada salah kata dan kekurangan. Oh iya, saya tidak ikut berenang di laut :p dan kami langsung pulang saat semua itu terjadi. Terima kasih.

Rabu, 15 Januari 2014

Poeisi-poeisi


Sekolahku


Sekolahku..... Smarihasta
bukalah jendala rata
terangi para jembalang buta
denda negara akan kuminta
tandus tolak hijau minta
impian tak semewah harta
lebih keras dari merah bata
masa depan hamba pinta
bersemilah di sekolah ini rasa cinta




Alam


Sekeras apapun hatmi
Alam tak bisa menang walau penuh ilmu
air hanya menerjuni mukamu
poros hanya menyinari kawahmu
salju hanya meyelimuti tubuhmu
tanaman hanya bersetubuh denganmu
tanah hanya mengubur dirimu
kukira Tuhan dengan sempurna menciptakanmu
ternyata secarik kertas yang akan mengalahkanmu



Indahnya Cipta-Mu


Bak gelombang jiwa di udara
laksana sinar di pagi hari
bagaikan rembulan mengarungi samudra
seperti peri kehilangan cahaya matahari

Meskipun langit menyinari bumi
mirip bola di senja kelap
umpama terbang setinggi awan
bagaikan bintang menghiasi malam
sinar mentari bagaikan surya



Bencana


Tuhan bolehkah aku bertanya?
mengapa diberi ujian yang nyata?
tak cukupkah kesenangan fana?
beginilah hidup di dunia?
bolehkah aku mati saja?
walaupun aku hidup sebatang kara?
lebih enkkah hidup di nirwana?
tali hidup yang tak pernah hampa?
Tuhan..... Kutunggu jawabanmu?!



#Pilihan Hatiku

Berdiri ku disini.....
 hanya untukmu.....
  dan yakinkanku untuk memilihmu.....
   dalam hati kecilku, inginkan kamu.......
     berharap untuk dapat bersamamu.......
      Aku kan ada... untuk dirimu.....
       dan bertahan untukmu........

Terlukis indah raut wajahmu, dalam benakku.....
 berikanku cinta terindah....
        Hanya untukmu.
Haloooo, nama saya Adam Kurnia. Saya anak kelas 1 SMA yang jadi korban Kurikulum 2013, saya tinggal di Kota Malang bersama orang tua saya.